Showing posts with label magelang. Show all posts
Showing posts with label magelang. Show all posts

Thursday, February 22, 2018

Hari Pertama Kerja di Bandung - part 2

BY Maya Pratiwi IN , , , No comments

Okeee dilanjuuut ceritanya disini tentang hari pertamaku kerja yang super epik hahaha.

Dengan semua kerempongan yang bisa terjadi dan akhirnya terjadi juga di pagi hari. Ditambah ke krik-krik an di kantor. Ya ampuuun sedih bangeeet rasanyaa. Chat sama abi isinya drama semua pokoknyaa. 

Apalagi pak bos cuma boleh ngijinin aku pulang cepet hari senin doang. Selasa sampe Jumat enggak , harus di diskusikan lagi katanya :( gegara lagi banyak kerjaan. Aduuuh huhuhu mana si babang kayaknya nyampe minggu depan dinasnya. Yaudah deh dipikir entar, udah setengah 5 aku harus segera caw !!


Daaan pas aku mau pulang, hujan dong. Hujan dereeees banget. 


Dan macet parah! Kayaknya gegara hujan dari siang dan banyak jalan kegenang air jadi dimana mana macet.

Aku udah ga berani lagi liat jam. Aduuuh sepanjang jalan yang aku pikirin cuma Kayla doang. Semoga Kayla ga nangis. Semoga ibu-ibu lain juga kejebak macet jadi telat jemput anak-anakny. Semoga bunda-bunda yang jaga Kayla ga kesel nungguin aku. Tapi ga bisa ga liat jam. Ngintip-ngintip jam tenyata udah jam setengah 6 aaaaah

Udah agak deket ke sekolah Kayla, masih gerimis juga. Aku bingung. Mau jemput pake motor sih lebih cepet, tapi Kayla lupa dibawain jaket dan kerudung. Masa mau hujan-hujanan. Kalo ambil mobil dulu kelamaan ga yaa. Hmmmm hhhmmmm

Akhirnya ambil mobil dulu

Daan....

Jalan deket rumah banjir. 100an meter. macet lagi
oh nooooo

Semoga motorku ga mogok yaaaa

Aaah makin panik rasanya

Udah sampe rumah. Buru buru masuk, ambil kunci mobil. Semua serba panik dan buru-baru. Cover mobil karena habis kehujanan jadi nempel di badan mobil, susah bukanya, agak sobek gitu kayaknya jahitannya gegara aku tarik hahaha. Kedengaran bunyi brebeeet gitu. Maaf ya bah

Trus mundurin mobil. Iuuuh udah panik, aku ga fokus. ga bisa mundur dan belok ke jalan dengan sekali mundur. Karena rumahku dipojokan dan didepan ada taman komplek, jadi agak susah emang mundurin mobilnya, ga luas tempatnya. Harus maju mundur benerin posisi belokan biar ga nabrak nabrak. Tapii udah panik dan buru buru

dan BRAAAAK

nabrak motor varioku. Aaaah varionya jatoh, tergeletak gitu. Tetangga sebelah keluar dari rumahnya. Kebingungan ngliat apa yang jatoh. Dan aku pura-pura ga liat aja lah

ya ampyuuun huuhuu

Trus akhirnya sampe juga di sekolah Kayla. Bundanya udah lesu gitu tapi ga jutek dan gak marah kok. Masih baik. Aaaah Alhamdulilah. Kayla juga senyum liat aku. Udah tenang sedikit. Tapi masih kepikiran gimana nasib seminggu kedepan kalo ga boleh ijin

Akhirnya nelpon abi nangis tersedu-sedu memohon mohon pulang malam ini. Dulu sih pas di Magelang sering banget nangis dirumah. Tapi aku masih bisa skip skip kerja. Kalo sekarang ga enak banget kalo mau skip skip kerjaa, kan anak baruuu huhuhuhu

Terus ditengah-tengah tangisanku. Kayla tiba tiba meluk aku. Ngusap usah wajah dan kepalaku, trus bilang "tayang tayaang" sambil senyum. Masya Allah anakku >.< bahagia sekali mimi dititipin kamu nak. Anak baik sholihahnya mimi sama abi.

Dan terus abi ngabarin malam itu juga pulang ke Bandung. Aaaah lagi lagi Allah menolongku dengan cara yang tak terduga. Aku tau pasti ada jalan keluar. Aku tau pasti Allah akan menolongku, aku perlu sedikit saja bersabar dan percaya. Alhamdulilah

Tapi ga papa. Santai saja. Ini adalah dinamika kehidupan. Akan segera berlalu seiring waktu. Hanya perlu adaptasi. Semua orang akan punya "pertama kali" ya jadi gak papa harus tetap semangat. Tidak usah berpikiran macem-macem dan tetap semangat menjalani semuanya. Hihhiii


Hari Pertama Kerja di Bandung - part 1

Plat AA

BY Maya Pratiwi IN , , No comments

Farewell Unyuuk >.<

Hahaha sukses banget acaranya sampe bikin aku nangis dan bener-bener merasakan haru yang luaar biasa sekali. Perpisahan bisa jadi memang menyedihkan, tapi acara perpisahan yang kalian arrange ini benar-benar membuatku merasa berarti. 

Sukses banget bikin aku nangis dan terharu. Membuatku merasa berarti. Hihihi

Kadang, menangis di perpisahan itu seperti ungkapan selebrasi aja. Akan selesai ketika perayaannya selesai. Kesedihan yang kemarin pernah kita rasain di hari perpisahanku bisa jadi Cuma sehari doang. Besoknya toh kita tetap bangun pagi dengan rutinitas yang sama. Berangkat kerja dan bekerja seperti biasanya. Dan pada akhirnya waktu akan menghapus jejak kesedihan kita. Tapi gapapa, aku suka pernah tertawa dan menangis bersama kalian.

Setahun ini rasanya luar biasa sekali. Aku tau banyak orang yang pernah dan sedang LDM, aku tau aku bukan orang paling malang di dunia ini, hanya saja kemarin aku sedang berada di titik terendahku. Bahkan beberapa kali aku minta dianter ke psikolog, saking rasanya sudah cukup sesak. Tapi rupanya pertolongan Allah selalu datang tepat waktu. Saat udah ikhlas dan memutuskan untuk lanjut kuliah dulu aja, saat kontrakan di Magelang habis bulan maret ini, ternyata secara tidak disangka malah dapet SK. Qodarullah :D

Dan tidak ada yang bisa menjamin bahwa aku akan menemukan teman-teman yang lebih baik dari kalian disini, atau mendapatkan pekerjaan yang lebih nyaman, atau kemudahan-kemudahan yang aku dapatkan dulu. Tapi hidup itu pilihan, kita milih, Tuhan yang mutusin. Dan manusia itu memilih dan berjuang untuk sesuatu yang diyakininya benar. Pindah ke Bandung juga bukan pilihan mudah, tapi suamiku disini, artinya pintu surgaku juga disini, jadi jangan tanya lagi kenapa aku lebih memilih Bandung dari pada Magelang, jangan tanya lagi kenapa aku terlihat begitu berambisi untuk pindah ke Bandung, dan jangan lagi heran kenapa bukan suamiku yang pindah ke Magelang :D hahaha.

Kalian memberikan arti lain sebuah pertemanan. Sangat serius dalam bekerja, dan cukup gila untuk diajak bersenang-senang. Meskipun aku lebih suka konsep bersenang-senang dalam bekerja :D. Hahaha. Kita ber 13, dan berbeda frekuensi.  Sesekali frekuensi kita sama dan akhirnya beresonansi tapi tidak jarang saling berinterferensi. Gak papa itu hal biasa. Bahwa bersikap baik pada seseorang yang gak kita suka bukan berarti kita fake, tapi karena kita cukup dewasa untuk mentoleransi ketidaksukaan kita. Konsepnya sama, mau sama temen, mau sama pacar, bahkan sama suami juga sama. Pasti ada hal yang ga kita suka dari mereka, tapi berhubungan dengan orang lain itu sebenarnya belajar tentang saling memahami. Dan terima kasih sudah bersedia memahamiku yang kemaren-kemaren lagi galau labil ini.


Tentang pekerjaan yang begitu epik dan rusuh banget. Agaknya kita harus belajar betul tentang kenapa kita ada di tim ini saat ini. Bekerja bagiku gak cuma berangkat pagi, pulang larut malam, menyelesaikan tugas dan menerima gaji. Tapi aku melihat pekerjaan dan orang-orang didalamnya  adalah sebagai bagian dari kehidupanku. Aku sudah memilih pekerjaan ini, maka senang dan susahnya harus aku terima. Dan itulah kenapa aku berharap tim ini bisa lebih dari sekadar rekan kerja, tapi teman baik. Karena teman baik akan selalu ada dikala senang dan susah. Karena teman yang baik tidak tega melihat kawannya kesusahan. Kadang bekerja gak cuma menggugurkan kewajibanku dikantor. Menyelesaikan tugasku, setelah selesai gugur tugasku. Tapi aku punya kewajiban menolong saudaraku. Jika kita tidak bersaudara sedarah, maka kita adalah saudara seiman. Jika kita bukan saudara seiman, maka kita adalah saudara sebangsa. Aku gak mau melihat hanya sekadar sebagai bos, sebagai staf, atau sebagai rekan kerja. Tapi aku melihat kalian sebagai teman yang baik, dan aku berharap kalian juga menggapku sebagai teman baik. 

Aaah ternyata sudah banyak yang sudah aku lalui bersama kalian. Sekarang aku benar-benar menjadi manusia yang baru. Semoga kalian juga. Sampai jumpa lagi kawan, semoga Allah mempertemukan kita kembali di surga-Nya. Amin

Lihat Ceritaku disini


Monday, February 19, 2018

Hari Pertama Kerja di Bandung - part 1

BY Maya Pratiwi IN , , , No comments



Finally, pindah Bandung !

Bagaimana kehidupan pasca pindah? 
Hahahaha Teribble :(

Aku tau ini akan terjadi. Seperti yang sudah-sudah. Enam kali aku pernah hijrah dan 6 kali pula aku mengalami "goncangan" yang sama. Lingkungan rumah baru, lingkungan kerja baru, dan yang terasa lebih sulit karena sekarang ada Kayla dan aku ga punya pengasuh atau ART >.<

Hahaha

Terbukti benar tingkat kemanusiaanku, "masih aja kurang". Kan manusia itu serba kurang terus. Dikasih A, minta B, dikasih B minta nambah C, gitu aja terus ya kan hehehe. Iya aku paham betul bahwa semua keputusan itu pasti punya plus minus. Pada akhirnya yaa semua manusia akan mengikuti apa yang diyakininya benar. Termasuk keputusanku dan abi untuk pindah Bandung. Karena waktu itu kami yakin ini adalah keputusan yang tepat. Kalaupun saat ini aku masih mengalami masa pancaroba, masa transisi yang aku tau tidak mudah, ini hanyalah masalah waktu. Aku cuma butuh waktu untuk beradaptasi lagi. Sehari, dua hari, seminggu, sebulan, tapi jangan sampe setahun lah yaa kelamaan :D

Dan semingu pertama aku di Bandung, abi lagi dinas keluar kota. Ini menambah derita duka laraku hahaha. Tapi apapun yang terjadi aku harus tetap menyusui Kayla kan, tetep kerja juga kan? jadi yaa jalanin aja deh hehe. Karena "masalah" yang aku alami saat ini bisa jadi hanya tentang aku. Kalau tentang beradaptasi dengan lingkungan, siapa lagi yang mau aku salahkan? Pasti diriku sendiri. Karena alam tidak serta merta berubah sesuai yang aku mau, tapi aku yang harus menyesuaikan diri. Jangan sampe kayak dinosaurus yang ga bisa beradaptasi hingga saat ini, akhirnya mereka punah seiring waktu. Tapi aku ga mau juga mencontoh binatang yang bisa bertahan sejak jaman purba hingga saat ini. Kenapa? Karena dia adalah kecoak. iuuuww

Mau sedikit aku ceritakan tentang pagiku dihari pertama masuk kerja?
Aku bangun lebih pagi dari biasanya. Jauh sangat lebih pagi. Beberapa menit sebelum adzan subuh berkumandang. Waaaw luar biasa! hal yang jarang aku lakukan di Magelang hahaha, cuman pas abi pulang doang itu juga habis itu tidur maning dan lagian pasti pas weekend sih. Kalo weekdays paling cepet juga bangun jam 5 lewat. 5 lewat 30 hahaha. Lalu apa yang aku lakukan di pagi hari? Yaaah idealisme mamak mamak, maunya dikerjain semua. Masak, beresin meja, nyapu rumah, nyiapin bekal dan keperluan sekolah kayla yang belum beres dari semalam, jemur baju, dan mandiin kayla. Tentuuu saja semua tidak berjalan semulus yang aku mau yaa, karena ada saat Kayla nangis dulu minta ASI, atau ga mau ditinggal maunya di gendong, belum lagi rusuh semua dipegangin, hahaha. Agak super rempong sih. Rasanya mau nangis, ga mau kerja, maunya dirumah aja. Dan kali ini aku ga bisa toleran lagi sama waktu, karena ini Bandung gaeees. Perjalanan ke kantor cukup panjang dan aku harus menembus kemacetan duluuuu. Dan aku ga mau hari pertamaku tercoreng karena terlambat masuk kantor :(. Dan lagian aku berniat mau pulang cepet karena Kayla ga ada yang jemput. Sekolah Kayla tutup jam 5 sore, jadi kira-kira aku harus keluar kantor jam berapa coba >.< ooh nooooo.

Itu pagi pertamaku di hari pertama kerja. Lalu bagaimana dengan dikantor?
Jelas! teman pertamaku hari ini ga masuk. Artinya aku akan krik krik sepanjang hari ga ada yang diajak ngobrol. Untungnya ada sesi sholat duhur berjamaah, inilah saatnya aku PDKT sama orang-orang. Dan Waoooow! ibu ibu semua. Kemana wahai kalian para anak muda seumurankuuuuu :(
Ada sih seumuranku di ruangan tapi dia ga ngajakin aku maksi :(. Dan aku terlalu ga enak untuk teriaak "heeei ikuuut maksi dooong" karena aku sebenernya bawa bekel. Dan lagian aku curi-curi liat si mbaknya dari sejak beranjak dari kursi sampai hilang diujung lorong juga dia ga ada tanda-tanda melirik kearahku. somplaak tenan hahaha. Yaaa sapa tau ya kan dia mau makan sama pacarnya atau suaminyaa jadi aku kan ga enak mau teriak ikut. Mungkin besok perlu aku coba teknik ga bawa makan dan pura-pura minta diajakin makan. Hhhmmmm ide bagus kayaknya nih

Kalo masalah pekerjaan aku yakin masih bisa ngikutin selama aku ga disuruh meeting sama ekspatriat. Tapi rasa-rasanya dari cerita si ibu kantor yang aku kenalan di masjid, kayaknya bosku rada lurus orangnya ya. Kemarin aku mau ijin pulang cepet aja suruh minta ijin ke SM, uwooow! Semoga kalian semua meeting hari ini ya pak. Jadi aku bisa pulang cepet jemput Kayla. Amiin

Yaaah gitulah. Dari awal aku memutuskan untuk pindah Bandung, aku tau pasti akan ada banyak hal yang berubah dari hidupku. Proses adaptasi juga harus butuh effort yang besar, karena lagi lagi, ini Bandung bukan Magelang. Sama-sama akan menemui kesulitan baik di Magelang atau di Bandung, tapi aku berharap bahwa apapun yang terjadi di Bandung, aku punya partner untuk melalui semuanya. Partner yang bisa menguatkan aku di kala sedih, yang menopangku saat akan terjatuh, yang membimbingku saat aku tersesat, dan yang selalu ada di sisiku saat aku membutuhkan. 

Hanya saja, Tuhan sepertinya lebih ingin hanya Dia tempatku berkeluh kesah, tempatku mengadu, tempatku berserah hingga aku tidak lagi bergantung pada siapapun di dunia ini selain pada-Nya. Aaaaah tetap semangat Mayaa ! semua orang pasti punya hal yang harus dilalui. Kamu bukan yang paling malang atau yang paling beruntung, tapi harus yakin bahwa semua pasti akan berlalu. Karena sekarang aku disini dan suka tidak suka aku harus menghadapinya.

Hari Pertama Kerja di Bandung - Part 2

Friday, October 13, 2017

Usaha

BY Maya Pratiwi IN , , , , , No comments

Saat ini saya sedang dalam proses berjuang. Berjuang untuk bisa tinggal serumah dengan suami, lebih tepatnya berjuang ngurus mutasi kerja ke Bandung ke management perusahaan tempatku bekerja. Seperti yang sudah saya ceritakan di tulisan saya sebelumnya, takdir itu pasti ya tapi soal ikhtiar menurut saya beda. 

Ternyata proses pengajuan mutasi saya tidak semulus yang saya kira, pun tidak semulus beberapa temen saya yang lain, meskipun ada juga yang perjuangannya lebih berat. Saya harus bolak-balik mengupayakan berbagai cara. Saya tau beberapa rekan kerja saya, dari cara mereka merespon saya, merespon cerita saya, merespon apa yang saya lakukan pasti mikir saya "rempong banget", "gak sabaran", "terlalu berambisi", dll. Semoga hanya prasangka saya tapi kadang risih juga sih hehe.

Balik lagi, yang pernah berjuang pasti tau. Ketika saya masih punya harapan besar, semangat saya masih membara. Ibaratnya, jarak akan saya tempuh, lautan akan saya sebrangi untuk mencapai apa yang saya inginkan. Karena tentu saja, manusia berjuang untuk sesuatu yang diyakininya benar, bukan untuk sesuatu hasil "penerawangan orang pinter". Kalo saya tau takdir saya bukan di Bandung, mungkin saya ga akan bersusah payah untuk berusaha kesana kemari. Kenyataannya saya gak tau kan takdir saya seperti apa. Dan ketidaktahuan saya tentang masa depan justru membuat harapan saya terus ada dan semangat saya semakin membara. 

Beruntungnya saya punya suami yang percaya pada mimpinya. Kami adalah orang-orang yang punya mimpi, yang punya harapan. Suami saya gak pernah lelah memberi saya semangat, gak pernah lelah mensupport saya. Iya suami saya nyuruh saya sabar, iya suami saya nyuruh saya berdoa, iya suami saya nyuruh saya banyakin ibadah, tapi gak berhenti disitu, suami saya selalu mensupport saya untuk ga lelah berusaha, gak lelah follow up kesana-sini, mensupport saya untuk tidak "diam saja". Karena balik lagi, keputusan saya dan suami untuk tinggal dan menetap di Bandung bukan hanya sekadar ego kami, bukan hanya sekedar keinginan tapi keputusan. Kami punya alasan, kami punya mimpi, kami punya tujuan. Kami gak mau hidup kami mengalir gitu aja. Mungkin bagi sebagian orang, hidup di Magelang adalah pilihan yang lebih baik dari pada tinggal di Bandung yang macet dan padat penduduk. Tapi kami punya pilihan, kami punya tujuan, kami yakin dengan apa yang kami yakini saat ini. Dan semoga apa yang kami yakini benar ini sama dengan takdir Nya. Amin

Thursday, September 7, 2017

Latihan Nyetir - Part 2 (Les di LP3 Interbank Magelang)

BY Maya Pratiwi IN , , , , , 2 comments

Setelah memutuskan untuk ambil les setir mobil di LP3 Interbank Magelang, aku langsung ambil paket 8 kali pertemuan seharga 700rban (harga pastinya lupa) dibayar dimuka. Sesuai arahan mbak Lili, adminnya, untuk pertemuan pertama dan kedua sebaiknya ambil masing-masing 1 jam dulu biar gak capek. Dan saat  pertama daftar aku langsung diminta booking jadwal les, jadi ngisi jadwal les hari apa dan jam berapa sesuai jadwal kosong instrukturnya. Di saat pendaftaran itu juga bisa milih pengennya les sama siapa. Di Interbank ada 3 jenis mobil, Jazz (khusus matic), Ayla dan Brio untuk yang manual. Karena jadwal Brio udah penuh, saya pilih Ayla dengan instrukturnya pak Prono.

Hari Pertama (1 jam)
Hari Pertama berangkat ke tempat les udah deg-degan parah >.< . Rasanya pengen ga jadi aja tapi terlanjur bayar lunas. Huaaah setelah minta doa dan restu dari suami, akhirnya aku berangkat ke tempat les. Kata Pak Prono, biasanya latihannya di jalan disekitar SMA 5 Magelang, tapi karena lokasi sedang digunakan akhirnya belajarnya di depan GOR. 

Hari pertama pengenalan mobil dulu, pengenalan dashboard mobil, lampu-lampu, kapan pake hazard, apa artinya lampu kota, dim, fungsi wiper, lengkap. Setelah itu belajar maju dan belok. Nah intinya kalo di mobil manual sih tiap masukin gigi harus kopling penuh, mau ngerem juga kopling penuh dulu. Kalo kata Pak Prono, enak atau enggaknya kita bawa mobil itu kuncinya di kopling. Kalo bisa ngendaliin kopling, pasti bawa mobilnya bisa mulus. Dan aku baru tau kalo udah masuk gigi satu, saat nglepas kopling itu mobil bisa bergerak maju tanpa nginjak gas hehehe. 

Ternyata gampang ya haha. Tanpa terasa satu jam telah berlalu, aku sudah berhasil mengendarai mobil  \(>.<)/ 

Hari Kedua (1 jam)
Hari Kedua, aku dibawa ke sekitar SMA 5 Magelang. Di hari kedua ini mengulang materi sebelumnya, jalan lurus dan belok arah. Materi Tambahannya adalah oper kopling dari gigi 1 ke gigi 2 dan dari gigi 2 ke gigi 1. Hari kedua ini juga diajarin belok arah di Jalur yang bersekat (U Turn) dan di jalan lebar. Kali ini aku masih bisa ngikutin juga :D. Menjelang akhir sesi, diajarin memulai menjalankan mobil di tanjakan kecil. Sebenernya bukan tanjakan banget sih, kasat mata kayak datar tapi ternyata mobil bisa bergerak mundur kalo ga di handrem. Nah ini lumayan ada tekniknya nih. 

Ada 2 untuk menaklukan tanjakan kecil, pake rem kaki atau pake rem tangan (handrem). Intinya sama sih, rem dulu (bisa rem tangan atau bisa juga rem kaki), kopling penuh, masuk gigi 1, angkat kopling tapi jangan dilepas, tahan kopling (istilahnya setengah kopling) sampe mobil bergetar, saat terasa getaran mobil baru deh lepas rem. Selama latihan lancar semua sih Alhamdulillah. Namun entah apa yang terjadi pas test drive bareng keluarga, mesinnya mati mati terus, kan malu :(. Tapi pengaruh banget sih menurutku, pas bareng instruktur rasanya nyaman gitu, giliran bareng keluarga ada aja yang komentar teruus >.< jadinya grogi banget

Hari Ketiga (1 jam)
Hari ketiga ini kalo kata pak Prono sih mengingat lupa :D, ngulang lagi pelajaran sebelumnya dan ditambah tantangannya adalah manuver pake gigi 2. Hehehe hampir aja terjadi tragedi, karena pake gigi 2 dengan kecepatan yang gak lambat, putar arahnya harus dilakukan dengan cepat, tapi aku belum dapet feelnya, jadilah mobilnya ga belok arah tapi belok doang. Untung ada tuas cadangan jadi Pak Prono langsung sigap nginjek rem :p. Tapi ya ga papa sih, bagian dari belajar lah ya hehe. 

Nah serunya lagi belajar bareng pak Prono, dihari ketiga ini aku belajar bawa mobil biar jalan mundur. Munduuur terus berliku-liku menyusuri trotoar. Maju lagi, mundur lagi. Ini penting banget sih menurutku karena kita ngendaliin pantat mobil kan. Kalo setir kekiri yang akan belok kiri pantat mobil, begitu juga kalo setir kekanan. 

Trus diakhir sesi mulailah materi paling sulit nih, memulai mobil ditanjakan tinggi. Maksudnya tanjakan tinggi tuh tanjakan yang agak curam, yang pasti banget mobil bakal ngeloyor mundur kalo gak di rem. Duuuh parah deg-degannya. sebenernya kalo tekniknya sih sama kayak tanjakan kecil tapi kalo ditanjakan tinggi harus pake handrem. Jadi kaki kiri injak kopling, kaki kanan injak gas. Injam gas stabil, besarnya gas yang kita injak bisa diliat di RPM meter atau disebut juga tachometer, kmaren sih pak Prono bilang, injak sampe RMP Meter stabil di angka 3. Injak gas stabil sambil pelan-pelan lepas kopling. Saat mobil mulai bergetar, lepas handrem. Meskipun super grogi tapi Alhamdulillah bisa juga. Tapi ya gituu udah injak gas tapi masih grogi pas nglepas kopling wkwkwk 

Daaan lagi lagi pas dirumah belajar mobil lagi sama abang dan suami, gagal maning >.< mesinnya mati terus. Aku sampe heran ini faktor aku yang grogi, aku yang ga bisa, atau mobilnya sih? huuhuu. Tapi lagi-lagi harus menyadari bahwa belajar emang gitu ya salah salah dikit ya wajar kali yaa. 

Mengakhiri pertemuan hari ketiga, pak Prono minta aku untuk bawa mobil dari tempat latihan di SMA 5 sampe ke lokasi les di Jl. A. Yani. Uhuuuy pengalaman pertama banget bawa mobil di jalur ramai, dan Alhamdulilah lancar semua sih ehehehe

Hari Keempat (1 jam)
Di hari keempat ini materinya tinggal satu yaitu belajar parkir. Lumayan susah sih karena harus liat pantat belakang yang nun jauh disana hahaha. Tapi yasudahlah seiring berjalannya waktu pasti mahir juga kan yaa :'). Karena materi sudah selesai, akhirnya jadwal pertemuan ke-4 ini adalah muterin Kota Magelang. Dari Gor, lewat Untidar, Jl. A. Yani, Pecinan, Giant, Jl. Tentara Pelajar, Alun-alun trus selesai deh sampe lokasi les lagi. Fiuuuh bahagianya hatikuu hihihihi

Hari Kelima (2 jam)
Naah dihari kelima ini udah mulai deh diajak touring hehehe. Sesuai requestku, pak Prono ngajakin lewat Bandongan yang jalan naik turun gitu hihi. Dan karena requestku juga, aku boleh ngajakin suami. Suami duduk dibelakang. Niatku sih mau pamer emang wkwkwkwk. Mau membuktikan progress belajar nyetirku :p

Aku bawa mobilnya masih takut-takut jadi lebih sering terlalu kekiri sampe beberapa kali mau nyenggol papan nama gitu hehehe. Pernah sekali di jalan tanjakan kecil pas lagi macet, mesin mati pas mau jalan lagi, tapi langsung teratasi. Yang paling seru waktu nglewatin pasar, dipasar kan ramai banget, jalannya penuh sesak jadinya bawa mobilnya harus super hati-hati, salah-salah nyenggol pantat ibu-ibu kan bisa panjang urusannya :(. Tapi secara umum sih perjalanannya Alhamdulillah lancar. Makin pede deh akika :D

Perjalanannya lumayan jauh sih, dari lokasi les langsung ke arah bandongan sampe kali angkrik. Terus di pertigaan yang kalo ke kanan ke wonosobo, kami ambil yang lurus ke arah purworejo. Ya sudah menyusuri jalanan berkelak kelok naik turun tapi masih relatif sepi sih. Masuk jalan ramai ya pas sampe di Jl. Magelang Purworejo. Itu juga aku tetap jalan pelan-pelan hehe. Sampe akhirnya sampai ke tempat les lagi ngabisin waktu sekitar 2 jam :p lama juga yaa


Hari Keenam (2 jam)
Di hari keenam ini alias hari terakhir, karena bertepatan dengan hari Karnaval di Magelang jadinya pak Prono ngajakin ke jalur sepi. Karena aku juga orang perantauan di Magelang, aku ga hapal sih nama daerahnya, tapi yang jelas ke daerah yang cantiiik banget pemandangannya :D. Pokoknya kearah grabag sana deh. 

Yah begitulah teman-teman, menurutku lesku ini sangat mengesankan. Beruntungnya aku karena dapet instruktur yang super baik, enak diajak ngobrol, sabar, dan bisa membangun suasana yang nyaman :D

Foto Hari Terakhir Les bareng Pak Prono


Tapi kalo nyetir sebenernya yang paling penting sering latihan sih ya. Jam terbang harus tinggi. Kalo modal les doang sih emang belum mahir banget, tetep harus latihan secara konsisten kan :D. Dan Alhamdulilah aku dan keluarga kecilku insyallah berjodoh dengan Ayla mungil yang bernomor polisi cantik. Hahaha iya, padahal gak booking nomor tapi dapet nopol yang berarti banget bagiku dan abi :p

Sekian ceritaku. Lanjut ke Latihan Nyetir - Part 3 yaa :)

LP3 Interbank
Jl. A. Yani No. 679 Potrobangasan
Magelang Utara
Kota Magelang
0293 362299

Latihan Nyetir - Part 1

Wednesday, September 6, 2017

Latihan Nyetir - Part 1

BY Maya Pratiwi IN , , , , No comments


Ulalaaaa, sekarang udah lumayan pede dong aku karena udah bisa nyetir :D. Ternyata kemampuan mengendarai mobil itu menambah nilai percaya diri ya. Rasanya pede dan bangga gitu, yaa meskipun belum mahir-mahir banget sih. Terakhir kali bawa mobil sih sempet bikin macet di pertigaan gegara mau belok trus mesin mati berkali kali, hahaha maafkan. Belajar mobil itu emang harus ga tau malu sih guys :D :D dan patang menyerah lah pokoknya hahaha.

Sebenernya niat mau latihan nyetir itu udah dari berbulan-bulan yang lalu, tapi ga jadi terus dengan segudang alasan. Ya gitu deh tergantung niat, kalo niat doang pasti kalah sama alasan-alasan ga jelas. Kalo niat banget pasti ada jalan untuk merealisasikannya. Dan sebenernya karena aku malu juga sih kalo tiap ada urusan kantor diluar pasti minta ditemenin sama orang kantor. Bilangnya sih minta ditemenin tapi maksud terselubungnya minta disupirin wkwkwkwk :D :D

Oke, niat sudah bulat. Tinggal memutuskan mau pake Lembaga Kursus yang mana. Oh ya aku pake lembaga kursus bukan tanpa alasan ya. Menurutku belajar lewat kursus itu ada beberapa nilai positif

  1. Lebih aman karena biasanya mereka ada tuas kopling dan rem dobel
  2. Lebih sabar. Instruktur pasti lebih sabar, karena kalo mereka ga sabaran, dikomplen sama anak didiknya, yakin deh pasti dipecat dari kerjanya. Selain itu, atmosfer belajar mobil itu harus penuh ketenangan. Instrukturnya harus sabar, ga cerewet, percaya pada anak didiknya, dan yang pasti bisa membangun kenyamanan dalam berkendara. Kerasa banget lho bedanya belajar sama instruktur dan belajar sama keluarga atau temen sendiri. Pernah belajr ga sama instruktur kan, yang ada dimarah-marahin mulu :( lupa kali kalo aku masih belajar :(
Nah karena saat ini aku berdomisili di Magelang, sempet survey beberapa Lembaga Kursus gitu sih karena aku gak gampang percayaan haha. Aku harus ngobrol dulu sama orang lembaganya, baru deh bisa percaya. Dan pilihanku jatuh ke LP3 Interbank di Magelang Utara (untuk info lokasi silakan googling yaa xixixi). Karena mbaknya enak diajak ngobrol, penjelasannya meyakinkan gitu haha. Meskipun ada Lembaga yang menawarkan paket yang lebih murah, tapi tetep aku percaya sama Interbank.


Kayaknya sih kalo sistem belajar kursus mengemudi ga beda-beda jauh lah ya antara satu lembaga dengan lembaga yang lain. Tapi yang membuatku percaya sama Interbank adalah karena 

  1. Kantornya bersih dan rapi. Ya gak rapi-rapi banget lah tapi lebih oke diantara yang lainnya
  2. Adminnya ramah dan enak diajak ngobrol
  3. Beda dengan lembaga lain, Interbank make mobil-mobil city car yang mungil-mungil macem ayla, brio, dan jazz menurutku lebih mudah belajar pake mobil kecil, dan karena aku juga mau beli mobil kecil sih
  4. Tulisan "Sedang Latihan" rapi dan enak dipandang.

Sumber : Google Maps
Kerapian dan enak dipandang tuh bukan alasan yang mengada-ada ya, itu artinya mereka niat dan serius dalam menjalankan tugas mereka, gak asal-asalan dan mencerminkan bahwa mereka menjaga kualitas :D dan yang pasti lebih meyakinkan hihi.


Ok. Next baca Latihan Nyetir - Part 2 yaa :)

Tuesday, December 8, 2015

Graharu Boutique Hotel Borobudur

BY Maya Pratiwi IN , , , , No comments

Tulisan ini adalah utang janji karena suka dengan hotel graharu dan janji mau buat reviewnya hehe.

Jadi 29 November lalu, ada acara gathering family kantor di borobudur, ya mumpung ada acara jadinya mending nginap aja di sekitar borobudur :) Awalnya pengen ke manohara tapi karena belum nyiapin budget jadinya yang murah aja wkwkwk. Setelah nyari-nyari di Traveloka, dapatlah hotel graharu cantik ini :D

Dari luar gak kayak hotel karena lokasinya disekitar rumah penduduk gitu, jadi cuma ada bangunan terbuka kecil untuk resepsionis aja. Terus pas masuk ke dalam hotelnya, oke juga nih, hotel dengan konsep taman gitu. Dan sayup sayup terdengar suara embek hahaha, ternyata sebelah hotel ada kandang embek milik penduduk. Jadi antara hotel dan rumah halaman rumah penduduk sekitar cuma dibatasi pagar tanaman gitu, tapi ya itulah uniknya hihi :D


Tamannya rapi, bersih, cantik gitu, cocok untuk menginap keluarga atau pasangan ihihihi. Terus staffnya juga ramah-ramah banget 

Kamarnya juga ga banyak sih, mungkin sekitar 20an kamar, suasanya tenang meskipun lokasinya disekitar perumahan, tamannya juga bisa buat foto foto hehe


Kalau untuk harga, fasilitas dan foto kamar bisa diliat di traveloka yaa hehe. Yang jelas include breakfast dan enyaaaaaaak makanannya. Kayak makanan rumahan gitu, menunya menu makanan Indonesia tapi lupa mau motoin makanannya karena sudah lapar hihi.



Ya meskipun hotelnya oke, sempet bete juga sih karena pas mau mandi siang-siang airnya mati :( udah gitu didalam kamar ga ada telepon jadi bingung mau ngehubungi operator hotel :( untungnya di tiket traveloka ada nomor hotel yang bisa dihubungi, nomor GSM dan slow respond gitu :( ini bagian gak enaknya ya. Lagi kurang beruntung aja karena ternyata kamar yang lain airnya lancar. Tapi secara umum hotelnya oke sih :)

Saran kalo mau kesini, bagi yang suka ngemil kayak aku jangan lupa beli snack untuk malam hari karena disekitar hotel cuma ada rumah penduduk aja, ga ada warung atau supermarket atau alfamart. Ada warung kecil itupun jauh dari hotel hihi.

Bonus fotoku dan suami hehe :)