Sunday, May 10, 2026

Gagal Menjadi Manusia

BY Maya Pratiwi IN No comments


Waktu membaca bagian pembukaan, aku sedikit terkejut karena ditulis oleh dr. Jiemi Ardian, Sp. KJ. Bukan cuma karena yang menulis adalah dr. Jiemi, psikiater kenamaan di Instagram, tapi juga karena pesan yang disampaikannya. Untuk membaca buku ini pelan-pelan. Kenapa harus pelan-pelan? Pikirku saat itu.

Aku kira, buku ini akan menceritakan kisah seseorang (dalam PoV orang ketiga). Ternyata Dazai Osamu menggunakan POV orang pertama. Sehingga semua emosinya dapat tergambar lebih nyata.

Menceritakan kehidupan Yozo dari kecil hingga ia dewasa. Kehidupan yang ia bilang penuh aib dan dosa. Menceritakan bagaimana ia merasa telah gagal menjadi manusia. Meskipun banyak orang yang bilang bahwa Yozo anak baik dan pandai melawak. Tidak ada yang bilang kalau Yozo mengalami depresi tapi aku yakin setelah membaca kamu akan paham kalau hidup Yozo penuh tekanan dan sebenarnya tidak baik-baik saja.

Tidak hanya bercerita tentang peristiwanya, tapi juga emosi dan jalan berpikir Yozo. Yang akhirnya kamu, sebagai pembaca, mungkin akan sedikit paham bahwa orang-orang yang hidupnya berantakan itu tidak pernah ingin berada di sana.

Duh! Ceritanya gelap sih menurutku. Meskipun ini latar ceritanya tahun 1920an tapi sepertinya hidup manusia itu yaaa sama aja kan, baik dulu atau sekarang? Resah aja gitu membaca cara berpikir Yozo yang tidak bisa aku sangkal meskipun aku tahu itu tidak benar juga. Juga membuat resah karena Yozo merasa gagal menjadi manusia justru ketika manusia lain juga gagal memahaminya. Bahkan untuk menolong dirinya sendiri saja Yozo tidak mampu.

Dan kemudian aku bisa paham kenapa di awal dr. Jiemi menyuruh baca pelan-pelan. Agar aku juga bisa memproses sendiri cara berpikirku, pendapatku, ideku.

Untungnya, karena ini merupakan terjemahan dari novel klasik, meskipun diterjemahkan dengan bahasa yang ringan tapi tetap tidak se-casual bahasa sehari-hari. Jadi yaa, lumayan membantu lah. Maksudku, membantuku membaca lebih pelan dan memberi waktu aku berpikir untuk memahami ceritanya.

Aku suka novel ini, recommended untuk dibaca juga. Tapi kalau kamu sedang tidak baik-baik saja mungkin jangan baca dulu. Karena tidak ada tips atau trik untuk dilakukan agar tidak gagal menjadi manusia. Juga tidak ada nasehat yang akan kamu dapat. Tapi mungkin kamu akan belajar sesuatu dari hidup Yozo.

0 comments:

Post a Comment

Hai, terima kasih sudah membaca.
Silakan tinggalkan komentar kamu disini.

Jangan lupa centang "Notify Me" yaa agar kamu bisa menerima balasan dari saya

Terima kasih :)