Showing posts with label cuti melahirkan. Show all posts
Showing posts with label cuti melahirkan. Show all posts

Tuesday, October 31, 2017

See You When I See You

BY Maya Pratiwi IN , , , No comments

Siang malam, suka duka, lahir mati, datang pergi, semua yang ada di dunia ini tercipta berpasangan. Kadang bahagia, kadang sedih. Suka atau tidak semua memang akan terjadi dan mau tidak mau harus dilalui. Dulu ketika aku masih sangat kecil, aku bisa menolak pergi berangkat sekolah dengan alasan mengada-ada seperti capek, males, atau karena bukuku hilang. Seiring berjalannya waktu, seiring aku tau tentang tanggung jawab, aku merasa sangat bersalah ketika aku bahkan baru berniat untuk bolos sekolah. Dan seiring banyaknya hal yang terjadi dalam hidupku, aku semakin tidak bisa menolak jika waktu telah datang mengantarkan takdir.

..........................

Pembuka cerita yang agak berlebihan ya? :D
Aku cuma mau cerita tentang rekan kerjaku yang mulai ambil cuti hamil akhir bulan ini sih haha. Bagiku sangat menyedihkan, baginya kebahagiaan. Kebahagian karena sebentar lagi bertemu malaikat-malaikat kecilnya dan bahagia sejenak dari hiruk pikuk pekerjaan. 

Menyedihkan bagiku karena apa ya? Aku gak tau kenapa aku harus sedih. Padahal dia gak penting-penting banget dihidupku wkwkwkwk. Bahkan obrolan kami sehari-hari juga lebih banyak yang gak berfaedah :D. Atau mungkin nggosipin semua orang yang ada dikantor hahaha. Lebih sedih lagi karena aku tidak bisa berbagi kesedihan lagi dengannya. Yaaah, kata orang kan siapa sebenarnya teman kita terlihat saat kita terpuruk atau saat kita sedih. Karena memang saat bahagia, kita sering lupa sama temen sendiri wkwkwk >.<. Logic quote sih  :P

Dan aku berharap, saat rekan kerjaku kembali bekerja aku sudah tidak di Magelang lagi. Means that my transfer job request has been approved :D hehehe amin. Atau mungkin karena akhirnya aku memilih mengambil keputusan besar lainnya :)

Dari kiri ke kanan : Ratih, Mba Ayu, Maya


Anyway, selamat menjalani masa cuti melahirkan ya mbaak Ayuu :). Saatnya menikmati new phase as a mother. Semoga masa pemulihan setelah melahirkan cepat ya prosesnya. Cepat berlalu 3 bulan dan segera bekerja lagi hahaha, your job miss you already. Aku gak kebayang 3 bulan tanpa mba ayu, bagaimana kabar dikantor huhuhuu. Aaah sebenernya aku sedih karena mba ayu mau cuti atau karena ga ada yang handle kerjaannya sih :( hahaha

Dan pokonya apapun yang terjadi setelah melahirkan, harus dinikmatin yaa. Pasti akan ada banyak drama kehidupan. Posesif berlebihan, khawatir berlebihan, lebay, kerempongan ibu-ibu, dan sejenisnya tapi tetep harus strong ya mbak. Sehat-sehat terus mba ayu dan twins. Nih aku kasih sebuah nasehat yang bagus
"Being a mother is learning about strengths you didn't know you had and dealing with fears you didn't know existed"
Terjemahan bebasnya kira-kira seperti ini : "Menjadi seorang ibu adalah belajar tentang kekuatan yang bahkan kita ga tau kalo kita punya, dan berurusan dengan rasa takut yang gak pernah kita bayangin sebelumnya."


See you when i see you :)

Monday, December 5, 2016

Keder

BY Maya Pratiwi IN , , , , , , No comments

“Aku tidak akan putus asa memerah ASI dan aku akan bangkit lagi dan kembali enerjik menghadapi pekerjaan !!!”. Image by www.sheknows.com

Senin, 21 November 2016
08.25 WIB aku memacu motorku dengan penuh semangat suka cita pergi ke kantor, menyongsong hari-hari baruku sebagai karyawan teladan dan new mommyy  yeaaaaay yeaaay yeeaaaay \(^0^)/
08.35 WIB aku udah dikantor. Aaaaak ini terpagi sepanjang sejarah *,*. Jelas dooong diruangaku masih sunyi senyap hahaha. Agak nyesel sih berangkat pagi, belom pada dateng soalnya. Tau gitu uyel-uyelan dulu dikasur sama bayi kecilku 

Yah ini adalah hari pertamaku masuk kantor sejak 3 bulan lamanya cuti melahirkan. 3 bulan lama ga sih? Ya lama lah. saking lamanya ga naik motor sendiri sampe lupa dimana letak klakson motor. Berkali kali mau mencet klakson tapi salah tombol. Jari-jariku juga tidak selincah dulu mencetin tombol-tombol keyboard. File-file di laptop yang sudah aku susun rapi pun ikut terlupakan, tetep aja bingung nyari file. Password portal udah saatnya ganti juga sampe ga tau, hahaha kirain akunku diblokir gara-gara masuk portal ga bisa, ternyata sudah masanya ganti password :p. Ga Cuma itu sih, istilah-istilah dalam pekerjaan juga lupa, bahkan saat mau bikin presentasi aku lupa kalau visi misi perusahaanku sudah berubah,  “-_- omegooos. Jadinya seharian dikantor aku tidak melakukan apapun selain pumping, ngeliatin foto anak, dan chatting sama suami. Meratap hari ini segera berlalu biar ga keliatan bingung dikantor dan segera  bertemu gadis kecilku. Ya gimana lagi, semua pekerjaan yang dulu aku pegang sudah di handleorang lain, pasti butuh waktu untuk hand over kerjaan lagi. Jadi untuk apa aku pergi ke kantor hari ini??? Aku merasa sangat tidak berguna :( 
Keder pasca cuti 3 bulan wajar sekali sih. Ya bayangin aja selama 3 bulan hari-hari dilalui untuk menyusui, mengganti popok, mencuci, menyetrika, ikut nangis saat si dedek ga mau bobok juga, ngapalin lagu-lagu anak-anak biar adek ga bosen, lalu akhirnya kembali ke rutinitas pekerjaan ya begitu rupanya. Fyuuuh keder adek bang :(. Yang lebih menyedihkan lagi, tiba-tiba atmosfer dikantor rasanya seperti “ada kesangsian orang-orang terhadap kinerja gadis-muda-yang-telah-beranak”. Ya gitu deeeh rasanya hahaha
Oke, jangan putus asa! Seperti aku yang tidak pernah putus asa memerah ASI, aku akan bangkit lagi dan kembali enerjik menghadapi pekerjaan! HAHAHA (^0^)9
Okeh, mommiees, ini tipsnya ya menghadapi kekederan dikantor pasca cuti melahirkan :
  1. Selama cuti tetap kepo. Untungnya aku bekerja di digital company yang informasi perusahaan bisa aku update di genggaman tanganku. Yaudah selagi si dedek bobok lucu, sempetin aja buka-buka grup kantor, biar tau kabar terhangat dari kantor. Ikut nimbrung di grup kantor biar pada inget kalo kita masih ada. Yah justru baby kalo siang malah bobok super nyenyak kan, dari pada lelah nonton tv terus sekali kali nimbrung di grup kantor biar ga stress juga ngurusin bayi hihi.
  2. Jangan malas angkat telpon. Kadang telepon berdering ditengah-tengah aktivitasku menyusui, apa aku cuekin? Ya tentu. Tapi setelah itu aku telpon balik. Ya ga papa sih menurutku, minimal untuk tau “kenapa nelpon?”. Jadi biarkan orang-orang kantor merasakan bahwa kita tetep support mereka kok dari jauh, meskipun ga bisa 100%. Jadi kita juga ga dilupain kan
  3. Pro aktif. Sampe dikantor, mungkin bos masih ga enak mau ngasih kerjaan, tapi jangan keenakan ya. Segera diskusikan lagi sama bos tentang pekerjaan apa yang bisa kita handle
  4. Sadari. Mau jadi ibu rumah tangga atau wanita karir itu pilihan ya, tapi kalo milih jadi wanita karir menurutku harus komitmen sih. Jangan banyak excuse gitu. Dihari yang sibuk dan banyak pekerjaan, ga papa sih kalau mengurungkan niat pulang kerumah saat jam istirahat. Tapi nanti saat dirumah juga ga ngerjain kerjaan, jadi laptop ditinggal dikantor aja. Dirumah melayani pekerjaan seperti diskusi ringan atau koordinasi ringan yang bisa pake WA atau Line atau Telegram
  5. Tahan diri. Beneran ya atmosfer kantor itu seperti ada kesangsian disudut mata mereka (orang kantor) sama kinerjaku >.<. Tapi tenang ya moms, gausah melakukan pembuktian apapun. Bekerjalah sesuai porsi, kalo porsinya 100 baru dikasih 80, ya minta lagi 20. Tapi gausah demi membuktikan bahwa mommy bisa diandalkan seperti dulu kala trus mommy kerja mati-matian gitu. Yaudah tahan diri aja dan bekerja sesuai porsi
  6. Abaikan komentar (miring). Banyak yang komentar pasti. Apalagi kalo lagi deadline kerjaan trus waktunya pumping, uuuuw rasanya udah cenat-cenut tidak karuan kan, yaudalah pumping aja. Gausah diambil hati kalo nanti ditegur kenapa kerjaan belom beres juga :p. Atau ketika jam 7 malam belum pulang kantor, “iih kok belum pulang, ga kasian sama babynya?”. Hhhmmmm yaudah lah ya mom, mommy punya alasan dan pertimbangan sendiri kan. Inget kata bidan saat mommy mau melahirkan, “Bundaaa ambil nafas ikuti insting yaa”. Atau nasehat bidan tentang menangani bayi yang nangis, “Kalau bayi bunda nangis, ikutin insting bunda aja. Biasanya betul kok buuun”. Jadi ketika ada begitu banyak kondisi di pekerjaan, “Ikuti insting bunda aja yaa buuuun” :p
  7. Tetap semangat, percaya diri, dan jangan malu bertanya
Keder pasca cuti melahirkan itu bukan hal sepele lho. Kalo ga ditangani dengan tepat bisa menurunkan produktifitas dalam bekerja dan dalam menghasilkan ASI. Makanya support temen-temen kantor juga ngebantu banget pasti. Yang pasti tetap semangat untuk bu ibu yang baru mulai masuk kerja lagi pasca melahirkan yaa :D.

*Kisah ini ditulis juga di indepth.id